Beberapa manfaat dan pengembangan software sekolah atas inisiatif user atau pembeli

Mungkin tidak banyak yang akan saya berikan disini tetapi saya ingin share pengalaman dari beberapa user pengguna software saya. Sharing ini bukan bertujuan menyombongkan diri tetapi bertujuan baik, yaitu saling berbagi pengalaman. Nama atau institusi yang saya sebutkan disini hanya sebagian kecil dari pengguna kami tetapi mungkin bisa menginspirasi calon pembeli, bagaimana pelayanan kami purna jual karena pelayanan setelah pembelian adalah sangat penting, walau kadang ada juga pembeli yang meminta pelayanan tambahan atau customise dan setelah jadi lupa atau melupakan diri tidak membayar, hal inipun sering terjadi tapi kami niatkan sedekah agar bisa bermanfaat dan barokah bagi user tersebut (hehehe… jadi curhat)

Ada beberapa yang menjadi catatan dianataranya yaitu :

  1. Siswa menjadi lebih disiplin, karena kita bisa memberikan pengawasan dan evaluasi kepada mereka secara optimal (penggunaan modul BK) Siswa menjadi lebih sering ke perpustakaan (penggunaan modul perpus) contoh saja misal sekolah memberikan semacam reward kepada siswa yang sering berkunjung ke perpustakaan, atau siswa yang sering meminjam buku.
  2. Memberikan informasi yang cepat kepada orang tua siswa, informasi ini ada banyak jenisnya dan yang biasa ditanyakan oleh orangtua adalah informasi tentang pembayaran dan tabungan (jika ada)
  3. Mengoptimalkan catatan keuangan sekolah sehingga memudahkan proses perencanaan selanjutnya yang akhirnya nanti bisa mengoptimalkan kinerja institusi dalam memberikan kepada siswa maupun orang tua
  4. Sedangkan efek lain yang bisa diperoleh oleh sekolah adalah mempunyai catatan administrasi secara rapi yang mana pada masa kedepannya bisa dikembangkan lebih jauh misal saja pelayan informasi melalui android ke orang tua.

software sistem informasi sekolah dan pesantren terpadu

Download Software Sistem Informasi Sekolah versi Ultimate (10480 downloads)

Berikut Share pengguna aplikasi dengan pengembangan sesuai kebutuhan pengguna tersebut:

  1. Keuangan : dikembangkan menjadi analisa siapa yang perlu beasiswa (alkhoiriyah mjk) , dikembangkan untuk penggunaan uang digital (alamin), dikembangkan untuk metode pengingat atau tagihan ke orangtua (sebagian grup muhammadiyah)
  2. Perpustakaan : ada beberapa sekolah yang mengikuti lomba perpustakaan tingakat propinsi dengan menggunakan standart dasar modul perpustakaan (tentu ada modifikasi tertentu sesuai standart pemprov)
  3. Absensi : laporan ke orang tua secara periodik, kalau dulu menggunakan sms (sekarang juga masih bisa tetapi sms sekarang lebih mahal daripada internet)
  4. Buku induk : pembuatan buku induk digital atau arsip digital dari buku induk siswa
  5. BK : membuat catatan digital tentang perilaku dan perkembangan siswa (ini biasanya tidak semua siswa tetapi siswa yang dikhususkan). Mengapa catatan digital ini penting? Kasus yang sering terjadi siswa di kelas awal mengalami permasalahan belajar dan sudah dilakukan terapi di tahap tersebut dan selesai tetapi saat kelas akhir ternyata timbul permasalahan yang hampir serupa, jika kita tidak punya catatan yang terarsip dengan baik tentunya tingkat analisa terhadap siswa tersebut beda dengan yang mempunyai arsip dengan baik. Di sekolah yang pertama memesan modul ini BK merupakan ujung tombak peningkatan prestasi siswa (menurut mereka) jadi tiap siswa mendapat guru khusus yang mendampingi hingga kelas akhir, sebenarnya metode ini hampir sama dengan pesantren klasik (kuno) bahwa siswa ada guru pendamping mulai masuk hingga siswa tersebut lulus.
  6. sebenarnya masih banyak lagi yang ingin saya ceritakan tetapi mungkin saat ini cukup itu dulu dan ini membuktikan bahwa pengguna kami merasa puas dengan layanan kami, buktinya ada permintaan modifikasi yang sesuai kebutuhan mereka

Demikian share ini semoga bisa bermanfaat, dan memberikan alasan tersendiri bagi calon pembeli software sekolah produk dari kami wong multimedia. Aamiin!